UKK KH

Kerja Sama LSP SMKN Tutur dan SMKN 1 Pujon dalam Uji Kompetensi Siswa Jurusan Kesehatan Hewan Berjalan Lancar

Pada tanggal 14 hingga 15 April 2026, SMKN 1 Pujon sukses melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) untuk siswa jurusan Kesehatan Hewan melalui kerja sama dengan LSP SMKN Tutur. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa lulusan memiliki standar kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang kesehatan hewan.

Kegiatan uji kompetensi ini melibatkan asesor profesional dari LSP SMKN Tutur yang memiliki pengalaman dan sertifikasi di bidangnya. Kehadiran asesor eksternal tersebut memberikan jaminan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif, terukur, dan mengacu pada standar nasional kompetensi kerja.

Selama dua hari pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. Para siswa jurusan Kesehatan Hewan menunjukkan kemampuan yang baik dalam berbagai aspek, mulai dari pengetahuan dasar medis veteriner, keterampilan penanganan hewan, hingga prosedur pemeriksaan kesehatan hewan secara tepat dan aman. Setiap peserta diuji melalui praktik langsung yang menuntut ketelitian, ketepatan, serta sikap profesional.

Keberhasilan pelaksanaan uji kompetensi ini tidak terlepas dari persiapan matang yang telah dilakukan oleh pihak SMKN 1 Pujon, termasuk pembinaan intensif oleh guru produktif serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

Hasil yang membanggakan pun diraih, di mana seluruh peserta uji kompetensi dinyatakan kompeten. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara SMKN 1 Pujon dan LSP SMKN Tutur mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing dan memenuhi standar industri di bidang kesehatan hewan.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada LSP SMKN Tutur atas dukungan dan profesionalisme dalam pelaksanaan kegiatan ini. Diharapkan, kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan semakin ditingkatkan di masa mendatang.

DSC02163_1024x683

WIRATAMA NAWACARITA: Kolaborasi Epik Seni, Informatika, Bahasa Jawa dan Sejarah dalam Ujian Praktik (PSAJ) SMK Negeri Tutur

PASURUAN – Suasana megah dan penuh semangat menyelimuti panggung pertunjukan SMK Negeri Tutur baru-baru ini. Dalam rangka memenuhi tugas akhir siswa kelas 12, sekolah menyelenggarakan sebuah pagelaran seni budaya yang luar biasa bertajuk “WIRATAMA NAWACARITA”.
Acara ini bukan sekadar panggung hiburan biasa, melainkan bentuk inovasi pendidikan melalui Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) yang menggabungkan empat mata pelajaran sekaligus: Seni Budaya, Sejarah, Bahasa Jawa, dan Informatika.


Menghidupkan Sejarah Melalui 9 Pertunjukan Teater
Dengan tema besar perjuangan bangsa, siswa kelas 12 dari berbagai kompetensi keahlian (ATRm, KH, DKV, TSM, dan TKR) berhasil mengemas narasi sejarah menjadi pertunjukan teater yang memukau. Sebanyak 9 lakon dipentaskan dengan penuh penghayatan:

  1. Jejak Perlawanan Sultan Agung (12 KH – Sultan Agung Mataram)
  2. Sasmita di Balik Jendela Sakola (12 ATRm 1 – Kisah Dewi Sartika)
  3. Lelampah Sang Suropati (12 ATRm 3 – Untung Suropati)
  4. Tekad Swaraning Jihad (12 DKV 3 – KH. Hasyim Asy’ari)
  5. Api Semangat Sang Proklamator (12 ATRm 2 – Ir. Soekarno)
  6. Teguh Pendirian, Melawan Penjajah (12 TSM – Pangeran Diponegoro)
  7. Panggil Aku Kartini Saja (12 DKV 1 – Kartini )
  8. Bara, Amarah, dan Teriakan Merdeka (12 DKV 2 – Bung Tomo)
  9. Satu Nafas, Satu Tanah Air (12 TKR – Jenderal Soedirman)
    Mengenal PSAJ: Inovasi Evaluasi Akhir Jenjang di SMK
    Kegiatan ini merupakan bagian dari Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ). Bagi masyarakat yang mungkin masih asing, PSAJ adalah evaluasi yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir masa sekolah.
    Berbeda dengan ujian konvensional yang hanya berbasis kertas, PSAJ di SMK memberikan fleksibilitas tinggi. Sekolah dapat menentukan bentuk ujiannya, mulai dari portofolio, tes tertulis, hingga unjuk kerja kreatif seperti pagelaran teater ini. Kehadiran bapak Arik Murwanto, M.Pd selaku Pengawas Sekolah dalam acara ini bertujuan untuk memantau langsung objektivitas dan kualitas penilaian karakter serta kompetensi siswa.
    Dalam “Wiratama Nawacarita”, setiap elemen dinilai secara lintas disiplin:
    • Seni Budaya: Menilai tata panggung, kostum, dan penjiwaan karakter.
    • Sejarah: Menilai akurasi fakta sejarah perjuangan yang dibawakan.
    • Bahasa Jawa: Menilai penggunaan unggah-ungguh dan dialek dalam naskah.
    • Informatika: Menilai pemanfaatan teknologi digital, mulai dari script, desain media promosi hingga pengaturan multimedia panggung.

Apresiasi dari Sekolah
Pihak sekolah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa. Melalui kolaborasi ini, siswa tidak hanya dituntut secara akademis, tetapi juga dilatih memiliki jiwa kepemimpinan (Wiratama) dan kemampuan bercerita (Nawacarita) yang kuat—dua modal penting sebelum mereka terjun ke dunia industri atau melanjutkan pendidikan.
“Ini adalah bukti bahwa siswa SMK Negeri Tutur memiliki kreativitas tanpa batas. Mereka mampu menyerap nilai-nilai kepahlawanan dan menyajikannya dalam kemasan modern yang sangat relevan,” ujar perwakilan panitia di atas panggung yang dipenuhi tata cahaya dramatis.
Penyelenggaraan PSAJ tahun ini menjadi bukti nyata bahwa evaluasi akhir bisa dilakukan dengan cara yang sangat seru, bermakna, dan membanggakan. Selamat kepada seluruh siswa kelas 12 atas suksesnya pagelaran Wiratama Nawacarita!

selamat dan sukses siswa snbp

LIMA SISWA SMKN TUTUR LOLOS SNBP 2026Bukti Siswa SMK Siap Kuliah dan Siap Bersaing

Tutur, 1 April 2026 — SMK Negeri Tutur kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sebanyak lima siswa berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026 dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa SMK tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Keberhasilan ini terasa semakin bermakna karena berasal dari berbagai program keahlian di SMKN Tutur. Dengan latar belakang pembelajaran vokasi yang padat, para siswa tetap mampu menunjukkan prestasi akademik yang konsisten dan bersaing melalui jalur prestasi nasional.

Data Pendaftar SNBP 2026 SMKN Tutur

Pada tahun 2026, jumlah siswa SMKN Tutur yang mendaftar melalui jalur SNBP sebanyak 31 siswa, dengan rincian sebagai berikut:

16 siswa Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV)
12 siswa Program Keahlian Agribisnis Ternak (ATRM dan Kesehatan Hewan)
3 siswa Program Keahlian Otomotif

Dari total pendaftar tersebut, lima siswa berhasil lolos seleksi dan diterima di perguruan tinggi negeri sesuai dengan program studi pilihan masing-masing.

Daftar Siswa SMKN Tutur Lolos SNBP 2026

Berikut siswa SMKN Tutur yang berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026:

Aditiya Dwi Paramita (XII DKV 1) D3 Teknologi Informasi
Universitas Brawijaya
Shafirah Lailatul Maghfiroh (XII DKV 3)
S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Universitas Negeri Malang
Hanum Muyassaroh (XII DKV 2)
D3 Teknologi Konstruksi Jalan, Jembatan, dan Bangunan Air
Politeknik Negeri Malang
Bagus Wahyu Pratama (XII TKR)
D3 Teknik Mesin Alat Berat
Politeknik Negeri Madura
Citra Nurcahyeni (XII TKR)
D4 Teknologi Rekayasa Otomotif
Polinema PSDKU Lumajang


Apresiasi Kepala SMKN Tutur

Kepala SMK Negeri Tutur menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian siswa yang berhasil lolos SNBP Tahun 2026.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa siswa SMK memiliki peluang besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mereka telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, konsistensi, dan semangat belajar, siswa vokasi mampu bersaing di tingkat nasional. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SMKN Tutur untuk terus berprestasi dan berani menentukan masa depan,” ungkap Kepala SMKN Tutur.

Perjalanan yang Penuh Usaha dan Konsistensi

Keberhasilan lima siswa ini tentu tidak diraih secara instan. Di tengah padatnya kegiatan pembelajaran kejuruan, praktik, serta tugas sekolah, para siswa tetap menjaga nilai akademik dan aktif dalam kegiatan sekolah.

Hal ini menunjukkan bahwa siswa SMKN Tutur memiliki semangat belajar yang tinggi serta kemampuan mengelola waktu dengan baik. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa jalur SNBP dapat menjadi peluang besar bagi siswa SMK untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.

Harapan dan Motivasi untuk Siswa SMKN Tutur

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMKN Tutur untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik. Sekolah juga berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Selamat kepada siswa yang telah lolos SNBP Tahun 2026. Semoga perjalanan pendidikan yang akan ditempuh menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah serta mampu membawa nama baik SMK Negeri Tutur.

Bagi siswa yang belum lolos melalui jalur SNBP, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi masih terbuka luas. Masih terdapat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) serta jalur seleksi mandiri yang dapat menjadi peluang berikutnya.

Kegagalan pada satu jalur bukanlah akhir dari perjalanan. Justru, hal ini dapat menjadi momentum untuk mempersiapkan diri dengan lebih matang, meningkatkan kesiapan akademik, serta memperkuat strategi dalam memilih program studi dan perguruan tinggi tujuan.

SMK Negeri Tutur terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi SNBT maupun jalur mandiri. Dengan persiapan yang lebih terarah, diharapkan semakin banyak siswa SMKN Tutur yang dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Tetap semangat, terus berusaha, dan percaya bahwa setiap siswa memiliki jalan sukses masing-masing. SNBP bukan satu-satunya jalan, dan peluang untuk meraih masa depan masih terbuka lebar melalui SNBT maupun jalur mandiri.

WhatsApp Image 2026-03-02 at 11.27.28

SMKN Tutur Gelar Kegiatan Pondok Ramadan 1447 H, Diikuti Seluruh Siswa Kelas X–XII

SMK Negeri Tutur kembali menggelar kegiatan Pondok Ramadan Tahun 1447 H/2026 M sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan keimanan peserta didik selama bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap sesuai jenjang kelas, mulai 23 Februari hingga 2 Maret 2026.
Berdasarkan jadwal resmi sekolah, kegiatan Pondok Ramadan untuk siswa kelas XII dilaksanakan pada tanggal 23–24 Februari 2026. Selanjutnya, kelas XI mengikuti kegiatan pada 25–26 Februari 2026, dan kelas X pada 27 Februari serta 2 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini diawali dengan salat Dhuha berjamaah dan tadarus Al-Qur’an. Pada hari pertama, siswa mendapatkan berbagai materi keagamaan seperti thoharoh (bersuci), puasa, serta pembinaan diri agar terhindar dari pergaulan bebas. Selain itu, juga dilaksanakan pretest untuk mengukur pemahaman awal peserta.
Memasuki hari kedua, rangkaian kegiatan diisi dengan materi moderasi beragama dalam bingkai NKRI, adab bermedia sosial, serta lomba menyanyi sholawat dalam sesi “Cinta Nabi”. Kegiatan ditutup dengan posttest untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti seluruh rangkaian Pondok Ramadan.
Kepala sekolah, Sugeng Widodo, dalam penetapannya tertanggal 10 Februari 2026, menyampaikan bahwa kegiatan Pondok Ramadan ini bertujuan untuk membentuk karakter religius, disiplin, serta menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah kepada seluruh peserta didik.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan siswa SMKN Tutur tidak hanya meningkat pemahaman keagamaannya, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Shalat Dhuha Berjmaah
Tadarrus
Materi
siswa berbagi
BRUS di SMKN Tutur Edukasi Pendewasaan Usia Pernikahan 3

BRUS di SMKN Tutur: Edukasi Pendewasaan Usia Pernikahan dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

SMKN Tutur menggelar kegiatan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Dini) pada hari Jumat, 14 November 2025, bertempat di aula sekolah. Acara ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan serta KUA Kecamatan Tutur, dan diikuti oleh para siswi SMKN Tutur.

Kegiatan BRUS tahun ini mengangkat dua tema utama yang sangat relevan bagi remaja, yaitu pendewasaan usia pernikahan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kedua materi tersebut diberikan secara mendalam namun tetap komunikatif sehingga mudah dipahami oleh para peserta.

Para narasumber menekankan pentingnya mempersiapkan diri sebelum memasuki usia pernikahan, baik dari sisi mental, pendidikan, maupun kesehatan. Selain itu, siswi juga mendapatkan pemahaman mengenai bahaya dan dampak serius dari penyalahgunaan narkoba, serta bagaimana cara menghindari lingkungan yang berisiko.

Menariknya, acara ini dikemas dengan game dan kuis interaktif, sehingga suasana berlangsung lebih hidup dan peserta dapat menyerap materi dengan lebih baik. Para siswi terlihat antusias mengikuti setiap sesi, ditambah dengan pembagian hadiah kecil untuk pemenang permainan dan kuis.

Kegiatan BRUS ini memberikan banyak manfaat, terutama dalam membangun kesadaran remaja agar mampu mengambil keputusan yang bijak terkait masa depan mereka. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga memberikan ruang edukasi positif bagi para pelajar di SMKN Tutur.

Sosialisasikan Penerimaan Bintara Brimob TA 2026 (2)

Polsek Nongkojajar Sosialisasikan Penerimaan Bintara Brimob TA 2026 kepada Siswa SMKN Tutur

Dalam rangka memberikan informasi karier dan membuka peluang bagi generasi muda, Polsek Nongkojajar melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pendaftaran penerimaan Bintara Brimob Tahun Anggaran 2026 Panda Jawa Timur kepada para siswa SMKN Tutur. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan para pelajar memperoleh informasi resmi dan akurat terkait proses rekrutmen anggota Polri.

Pendaftaran Online Dibuka 10–18 November 2025

Dalam penyampaiannya, petugas dari Polsek Nongkojajar menjelaskan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara online, sementara verifikasi berkas dilaksanakan di Polres setempat. Adapun jadwal pendaftaran telah ditetapkan mulai tanggal:

10 November hingga 18 November 2025

Siswa diberikan arahan mengenai tata cara pengisian formulir online, dokumen yang perlu disiapkan, serta langkah-langkah verifikasi yang harus dipenuhi. Informasi ini disampaikan dengan tujuan agar calon pendaftar dapat mempersiapkan diri sejak awal dan menghindari kesalahan administrasi.

Penjelasan Tahapan Seleksi dan Persyaratan

Dalam sesi sosialisasi, pihak Polsek juga menjelaskan beberapa persyaratan umum penerimaan Bintara Brimob, seperti kesehatan jasmani dan rohani, kelengkapan administrasi, serta komitmen terhadap disiplin dan integritas. Petugas menegaskan bahwa seleksi ini dilakukan secara transparan, objektif, dan bebas dari pungutan.

Selain itu, siswa diperkenalkan dengan tahapan seleksi yang meliputi pemeriksaan administrasi, tes kesamaptaan jasmani, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, hingga uji akademik. Dengan penjelasan yang rinci, diharapkan para siswa dapat memahami proses secara menyeluruh.

Meningkatkan Motivasi dan Wawasan Siswa

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Sosialisasi tersebut tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga memotivasi siswa untuk merencanakan karier sejak dini. Bagi siswa yang berminat menjadi bagian dari Korps Brimob, penyampaian ini menjadi langkah awal yang sangat penting.

Guru pendamping menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu siswa dalam mengenal peluang karier di institusi kepolisian. Sekolah berharap bahwa semakin banyak siswa yang mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dan mempersiapkan diri dengan baik.

Istighosah dan Doa Bersama di SMKN Tutur untuk Persiapan Ujian TKA

Istighosah dan Doa Bersama di SMKN Tutur untuk Persiapan Ujian TKA

Pada hari Jumat, 31 Oktober 2025, SMKN Tutur melaksanakan kegiatan istighosah dan doa bersama yang bertempat di aula sekolah. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan para siswa kelas XII menghadapi Ujian TKA yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Acara ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII beserta guru pendamping. Dengan suasana yang khidmat, kegiatan dimulai dengan pembacaan istighosah yang dipimpin oleh guru agama, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama yang ditujukan untuk memohon kemudahan dan kelancaran dalam menghadapi ujian.

Melalui kegiatan ini, seluruh siswa diharapkan memperoleh ketenangan batin, kekuatan, serta fokus dalam belajar sehingga dapat menjalani ujian dengan baik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan dan saling memberikan dukungan antar sesama siswa maupun guru.

Harapan besar dipanjatkan agar siswa kelas XII diberikan kemudahan, kelancaran, serta hasil yang sesuai dengan harapan, baik bagi siswa sendiri, orang tua, maupun sekolah. Semoga ikhtiar spiritual ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan mereka di masa depan.

Tiga Siswa SMKN Tutur Lolos Penyisihan Olimpiade OSH Sejarah 2025

Tiga Siswa SMKN Tutur Lolos Penyisihan Olimpiade OSH Sejarah 2025

Pasuruan — Tiga siswa SMKN Tutur berhasil menembus babak penyisihan Olimpiade Omni Scholars Hero (OSH) mata pelajaran Sejarah tingkat Kota dan Kabupaten Pasuruan tahun 2025. Prestasi ini menegaskan posisi SMKN Tutur sebagai salah satu sekolah vokasi yang aktif mencetak siswa berdaya saing akademik tinggi.

Ketiga siswa tersebut adalah Firdaus Zaky Rahma Putra dari kelas XI KH, Muhammad Rasya Aditya W dari kelas XI DKV 2, serta Syahdan Dava dari kelas XI TSM. Mereka dinyatakan lolos usai melewati seleksi awal yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah di wilayah Pasuruan.

Menurut pihak sekolah, keberhasilan ini tidak lepas dari peran Ibu Alifa Ashadiyah Dimastiwi, M.Pd., guru Sejarah SMKN Tutur yang menjadi pembimbing dalam persiapan kompetisi. Ia menyampaikan bahwa ketiga siswa menunjukkan komitmen belajar yang kuat serta minat yang tinggi terhadap kajian sejarah.

“Para siswa bekerja keras mempersiapkan diri. Lolosnya mereka di tahap penyisihan menjadi bukti bahwa semangat belajar dan ketekunan selalu membuahkan hasil,” ujarnya.

Pihak sekolah berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk aktif mengikuti kompetisi akademik serta mengembangkan kemampuan di bidang masing-masing. Ketiga siswa tersebut kini bersiap menghadapi tahap berikutnya dengan dukungan penuh dari sekolah dan pembimbing.

LDKS OSIS SMKN Tutur 2024

LDKS OSIS SMKN Tutur 2024: Mengembangkan Karakter dan Kepemimpinan di Rest Area Mesagi

Pada tahun 2024, SMKN Tutur melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi pengurus OSIS terpilih. Kegiatan ini berlangsung di Rest Area Mesagi, sebuah lokasi yang dipilih karena suasananya yang mendukung proses pembelajaran luar ruangan sekaligus memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi peserta.

Tujuan Penguatan Karakter Kepemimpinan

LDKS ini bertujuan untuk memberikan pembekalan dasar kepada pengurus OSIS agar memiliki sikap kepemimpinan yang kuat, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan bagi siswa lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.

Menurut salah satu pembina OSIS,
“LDKS bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi sebuah proses pembentukan karakter yang penting agar pengurus OSIS benar-benar siap menjalankan amanah organisasi di sekolah.”

Rangkaian Kegiatan yang Variatif dan Edukatif

Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi seperti:

  • Dasar-dasar kepemimpinan
  • Manajemen organisasi
  • Komunikasi efektif
  • Perencanaan program kerja
  • Pembentukan karakter dan etika organisasi

Selain penyampaian materi, kegiatan juga dikemas dalam bentuk simulasi, permainan kelompok, dan aktivitas lapangan. Hal ini bertujuan agar peserta dapat memahami nilai kepemimpinan melalui pengalaman langsung, bukan hanya teori.

Salah satu peserta menyampaikan kesan positifnya:
“Kegiatannya seru dan menantang. Kami jadi belajar bagaimana bekerja sama, memimpin kelompok, dan mengatasi masalah dengan kepala dingin.”

Membangun Pondasi Kepemimpinan OSIS

Melalui pelaksanaan LDKS ini, para pengurus OSIS diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik selama masa jabatan. Pembekalan yang diterima menjadi dasar bagi mereka dalam merencanakan serta melaksanakan berbagai program sekolah.