PASURUAN – Menjelang cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, keluarga besar SMKN Tutur menggelar Apel Pagi khusus pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Kesiswaan ini menjadi momen penting untuk memberikan pengarahan terakhir kepada seluruh siswa sebelum mereka kembali ke rumah masing-masing untuk merayakan kemenangan.
Suasana pagi di lapangan sekolah terasa syahdu dan penuh khidmat. Apel ini merupakan agenda penutup rangkaian kegiatan sekolah di penghujung Ramadan, sekaligus menandai dimulainya masa libur lebaran bagi seluruh civitas akademika.
Pesan Mendalam Bapak Kepala Sekolah
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMKN Tutur, Bapak Sugeng Widodo, S.Ag, bertindak langsung sebagai pembina apel. Beliau memberikan sambutan yang menyentuh hati serta beberapa pesan kunci untuk dipedomani oleh para siswa selama masa liburan:
- Menjaga Ibadah di Hari Kemenangan: Beliau berpesan agar nilai-nilai disiplin dan ibadah yang telah ditempa selama Pondok Ramadhan tidak luntur begitu saja. “Ramadan adalah madrasah, dan ujian aslinya adalah bagaimana kita bersikap setelah Ramadan usai,” tegas beliau.
- Keselamatan Selama Mudik: Mengingat banyaknya siswa yang akan melakukan perjalanan, beliau menekankan pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya dan berhati-hati saat berkendara.
- Menjaga Nama Baik Almamater: Beliau mengingatkan agar siswa tetap menunjukkan akhlakul karimah (akhlak terpuji) di tengah masyarakat, mencerminkan identitas siswa SMKN Tutur yang santun dan religius.
- Permohonan Maaf Lahir dan Batin: Menutup sambutannya, Bapak Sugeng Widodo secara pribadi dan mewakili seluruh staf pengajar mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh siswa dan keluarganya.
Arahan dari Bidang Kesiswaan
Tim Kesiswaan SMKN Tutur juga memberikan arahan terkait teknis libur sekolah dan tanggal kembali masuk sekolah. Siswa diingatkan untuk tetap menyelesaikan tugas-tugas mandiri jika ada, serta tidak berlebihan dalam merayakan euforia lebaran agar saat masuk sekolah nanti tetap dalam kondisi prima.
Kegiatan apel pagi ini ditutup dengan doa bersama dan tradisi bersalam-salaman (mushafahah) antara siswa dan guru. Senyum merekah di wajah para siswa, menandakan kesiapan mereka menyambut hari raya dengan hati yang bersih.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin.


